Seorang Petani Diamankan Unit Reskrim Polsek Rambang Lubai, Karna Melakukan Pencurian Getah Karet

Unit Reskrim Polsek Rambang Lubai berhasil mengamankan satu orang pelaku pencurian getah karet milik PTPN7 Beringin yang terjadi  di blok U5 afdeling 1 PTPN7 Beringin Desa Sumber Mulya Kec. Lubai Ulu. Rabu (24/02/2022)

Pelaku Akbar Pratama (21) warga Desa Karang Mulya Kec. Lubai Ulu melakukan aksi pencurian bersama dengannya yaitu H (40) warga  Desa Karang Mulya Kec. Lubai Ulu yang saat ini masih DPO.

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto SIK MSi melalui Kapolsek Rambang Lubai AKP Apriansyah SH MSi mengatakan pada hari rabu tanggal 24 februari 2022 sekira pukul 17.30 Wib kita mendapatkan laporan bahwa telah terjadi pencurian getah karet milik PTPN 7 yang terjadi di blok U5 afdeling 1 PTPN7 Beringin Desa Sumber Mulya Kec. Lubai Ulu.

Menurut keterangan pelapor, kejadian bermula pada saat pelapor bersama dengan security sedang berpatroli di area inti PTPN7 beringin, saat melintasi lokasi kejadain pelapor melihat ada 2 orang laki-laki sedang menyadap karet dan mengambil getah karet didalam mangkok.

Kemudian langsung melakukan penangkapan terhadap para pelaku, satu pealku berhasil diamankan dan satu orang lagi berhasil kabur, dan ditangan pelaku juga didapati barang bukti berupa satu karung getah karet dengan berat 60 kg dan satu buah ember plastik warna putih. Lanjutnya

Setelah itu pelapor langsung melaporkan kejadian ke Polsek Rambang Lubai, mendapatkan laporan saya langsung memerintahkan Kanit Reskrim Bripka Dali Warsah bersama dengan anggota unit reskrim untuk mengamankan pelaku dan barang bukti yang telah terlebih dahulu diamankan oleh pelapor dan security. Ujar Kapolsek Rambang Lubai AKP Apriansyah SH MSi

Kemudian tim melakukan intogasi terhadap pelaku, dan pelaku mengakui bahwa telah 2 kali melakukan pencurian di areal tersebut bersama dengan rekannya yaitu H yang saat ini masih DPO. Sambungnya.

Selanjutnya pelaku dan barang bukti kita bawah ke Polsek Rambang Lubai guna mempertanggung jawabkan perbuatanya, dan rekan pelaku yang saat ini masih DPO akan terus kita lakukan penyelidikan. tuturnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.