TIM TARANTULA BEKUK PELAKU PENCURIAN KAYU GAHARU

Polres Muara Enim News  – Tim Tarantula Polsek Rambang Dangku Polres Muara Enim, berhasil meringkus  RIDWAN (52) warga Desa Tebat Agung Kec. Rambang Niru Kab. Muara Enim, RIZKI (31), ROZALI (44) dan EDO WIDODO(27) warga Talang Subur Kel. Talang Ubi Selatan Kec. Talang Ubi Kab. PALI yang diduga sebagai 4 orang pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) pohon kayu gaharu / karas di kebun yang beralamatkan di Jalan SMA N 1 Rambang Niru di Dsn. V Desa Tebat Agung Kec. Rambang Niru Kab. Muara Enim, Rabu (19/10/22).

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto SIK MSi melalui Kapolsek Rambang Dangku AKP Faizal Kamil SH menerangkan pencurian pohon kayu gaharu / karas milik korban (AAN KURNIAWAN ) terjadi pada hari Rabu (19/10/22), pukul 12.00 WIB , di Jalan SMA N 1 Rambang Niru di Dsn. V Desa Tebat Agung Kec. Rambang Niru Kab. Muara Enim.

Menurut korban, korban mendapat kabar dari kakaknya melalui telpon dan memberitahukan bahwa di lahannya ada 4 ( empat ) orang yang menebang pohon kayu gaharu / karas. Mendapati informasi tersebut, korban pun langsung mendatangi tempat kejadian untuk memastikan informasi tersebut. Setiba di tempat kejadian, korban mendapati 4 ( empat ) orang yang dimaksud sedang istirahat sehabis menebang dan memotong-memotong batang kayu gaharu / karas. Karena korban tidak mengenal para pelaku dan merasa tidak senang dengan yang dilakukan oleh para pelaku, pelapor pun langsung melaporkan kejadian tersebut Ke Polsek Rambang Dangku untuk ditindak lanjuti.

Empat pelaku dapat diamankan pada Rabu (19/10/22), oleh Tim Tarantula Polsek Rambang Dangku Polres Muara Enim, pada saat petugas mendatangi tempat kejadian perkara bersama korban dan para pelaku mengakui dihadapan petugas bahwa para pelaku melakukan pencurian tersebut  , serta saat ini telah kami amankan di Polsek Rambang Dangku, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Untuk barang bukti yang diamakan 4 potongan kayu gaharu / karas, lebih kurang 8 meter tali tambang warna hijau, 3 bilah kapak, 4 bilah parang dan 4 buah karung serta korban mengalami kerugian lebih kurang Rp. 100.000.000,- ( seratus juta rupiah ).

“Atas perbuatannya para pelaku akan dibidik dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman pidana penjara maksimal tujuh tahun,” imbuh AKP Faizal Kamil SH.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.